Dalam rangka mendukung program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai (UPSUS PAJALE), BPP Kecamatan Pare bersama Camat Pare, Mantri Tani dan Babinsa serta Pendamping dari perguruan tinggi untuk melaksanakan sosialisasi, pendampingan, dan pembinaan kepada petani di wilayah kelompok tani. Selama akhir bulan Juli hingga bulan Agustus tahun 2015 ini kegiatan pembinaan yang telah dilakukan diantaranya adalah :
Minggu, 30 Agustus 2015
PEMBINAAN KELOMPOK TANI DI WILAYAH BPP KECAMATAN PARE
Dalam rangka mendukung program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai (UPSUS PAJALE), BPP Kecamatan Pare bersama Camat Pare, Mantri Tani dan Babinsa serta Pendamping dari perguruan tinggi untuk melaksanakan sosialisasi, pendampingan, dan pembinaan kepada petani di wilayah kelompok tani. Selama akhir bulan Juli hingga bulan Agustus tahun 2015 ini kegiatan pembinaan yang telah dilakukan diantaranya adalah :
Minggu, 09 Agustus 2015
TEMU KOORDINASI DAN HALAL BIL HALAL DI BPP KECAMATAN PARE
BPP Kecamatan Pare bersama KTNA telah menyelenggarakan temu koordinasi dan halal bil halal di area BPP Kecamatan Pare Jalan Gatot Subroto No. 7 Pelem pada hari Selasa, tanggal 4 Agustus 2015. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat BKP3 Kab. Kediri antara lain Sekretaris Badan, Kabid Pengembangan Kelembagaan dan KJF BKP3 Kabupaten Kediri. Hadir juga Camat Pare dan Danramil 0809/11 beserta Babinsa Kecamatan Pare dan seluruh PPL serta Petugas Lingkup Pertanian Kecamatan Pare.
Sabtu, 11 Juli 2015
EDISI RAMADHAN BERSAMA KWT DAN GAPOKTAN
Pada bulan Juni
2015 bertepatan dengan bulan ramadhan 1436 H, BPP Pare Kabupaten Kediri dalam
melaksanakan kegiatan penyuluhan tetap mengedepankan kepentingan tugas dinas
disamping melaksanakan kegiatan pribadi untuk menjalankan ibadah puasa.
Mulai tanggal 23
Juni s/d 25 Juni 2015 secara berturut-turut telah melaksanakan pembinaan kepada
Kelompok Wanita Tani ( KWT ) tentang pemanfaatan pekarangan untuk pengembangan
pangan.
Kamis, 02 Juli 2015
GPPTT TANAMAN JAGUNG TAHUN 2015 DI WILAYAH BPP KECAMATAN PARE

BPP Kecamatan Pare dalam tahun 2015 membina kelompok tani pelaksana Program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-PTT) Jagung di Kelompok Tani "Suka Usaha" Desa Sambirejo; Kelompok Tani "Tani Rukun" Desa Bendo; dan Kelompok Tani "Karya Bakti Desa Tulungrejo. Kegiatan tersebut telah dilakukan CPCL dan sosialisasi di masing-masing desa yang dilaksanakan pada tanggal 3, 12, dan 18 Maret tahun 2015.
Jumat, 26 Juni 2015
Rabu, 24 Juni 2015
PRINSIP MEMILIH METODE PENYULUHAN PERTANIAN
I.
PENDAHULUAN.
Metode penyuluhan pertanian merupakan salah satu komponen-komponen dalam sistem penyuluhan pertanian yang sangat berpengaruh dalam efektivitas penyuluhan
pertanian. Metode yang efektif harus dipilih dan ditetapkan berdasarkan
karakteristik sasaran, sumber daya yang dimiliki, materi, dan tujuan yang ingin
dicapai. Dalam menerapkan metode penyuluhan pertanian terdapat kaidah-kaidah
yang harus diikuti oleh penyuluh pertanian sehingga suatu “metode” menjadi efektif untuk diterapkan.
Pengertian Metode Penyuluhan Pertanian adalah
cara penyampaian materi (isi pesan) penyuluhan pertanian oleh Penyuluh Pertanian
kepada kelompoktani, petani beserta anggota keluarganya baik secara langsung maupun
tidak langsung agar mereka tahu, mau dan mampu menerapkan inovasi baru.
![]() |
| (Foto by Setiono) |
Jumat, 22 Mei 2015
TRAINING OF FARMERS
By : Sri Hadiawati, SP.
BPP Kecamatan Pare bekerjasama dengan PT EWSI (Cap Panah Merah) yang didukung oleh Petugas PT BASF telah menyelenggarakan kegiatan Training of Farmers bagi Petani Hortikultura pada tanggal 21 Mei 2015. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan keterampilan petani hortikultura sayuran dataran rendah di wilayah BPP Kecamatan Pare sebagai tindak lanjut dari TOF sebelumnya tentang pengenalan bermacam-macam jenis pestisida.
Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Pare (Setiono, SP.) menyampaikan bahwa salah satu peran dan fungsi BPP adalah memfasilitasi peningkatan pengetahuan, keterampilan dan pengembangan sikap positif petani/kelompok tani. Berdasarkan identifikasi masalah, bahwasannya pengetahuan dan keterampilan sebagian besar petani khususnya petani hortikultura di wilayah BPP Kecamatan Pare masih kurang dalam melakukan aplikasi pestisida secara tepat , efektif dan efisien maka TOF kali ini, petani dilatih tentang teknik kalibrasi alat semprot. Kalibrasi sangat penting dilakukan sebelum penyemprotan untuk menghitung atau memperkirakan volume air (larutan) yang dibutuhkan untuk menyemprot dengan menggunakan alat semprot (sprayer) dalam luasan tertentu. Dengan melakukan kalibrasi terlebih dahulu diharapkan penggunaan pestisida bisa lebih efektif dan efisien sesuai rekomendasi teknis dan pencemaran terhadap lingkungan juga bisa dihindari.
Untuk menghasilkan penyemprotan yang baik, diperlukan peralatan semprot (sprayer) yang baik serta tenaga penyemprot yang terlatih dan terampil. Tenaga penyemprot yang kurang terampil dapat menyebabkan hasil penyemprotan yang kurang baik. Oleh karena itu, pada kegiatan ini petani dilatih dan melakukan praktek langsung di area BPP Kecamatan Pare. Setelah mengikuti pelatihan ini, pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan aplikasi (penyemprotan) pestisida diharapkan menjadi lebih meningkat sehingga petani juga mampu menggunakan pestisida secara bijaksana sesuai rekomendasi teknis.
Langganan:
Postingan (Atom)






